Selasa, 05 April 2016

JUKNIS PENYELENGGARAAN UJIAN NASIONAL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN PELAJARAN 2015/2016

SMP NEGERI 2 DLINGO



foto
Tujuan UN adalah untuk menilai pencapaian standar kompetensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran tertentu dalam rangka pencapaian standar nasional pendidikan;
 Hasil UN berfungsi sebagai salah satu pertimbangan untuk :
a. pemetaan mutu program dan/atau satuan pendidikan;
b. dasar seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya;
c. pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upayanya untuk   meningkatkan mutu pendidikan.
bahwa dalam rangka mengukur dan menilai pencapaian standar kompetensi lulusan Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB), Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA)/ Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK)/Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK), Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) serta Pendidikan Kesetaraan Program Paket B/Wustha, dan Program Paket C pada mata pelajaran tertentu perlu dilaksanakan penilaian secara nasional pada akhir pembelajaran dalam satuan pendidikan, bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam butir a, dan untuk kelancaran pelaksanaan penilaian yang bersifat nasional melalui Ujian Nasional, dipandang perlu menetapkan Peraturan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Ujian Nasional Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Pelajaran 2015/2016;
Juknis Pelaksanaan Ujian Nasional Daerah Istimewa Yogyakarta , unduh disini

Sumber : http://dikdas.bantulkab.go.id

Senin, 04 April 2016

JADWAL UJIAN TULIS SMP / MTs TAHUN PELAJARAN 2015/2016

SMP NEGERI 2 DLINGO

JADWAL UJIAN TULIS SMP/MTs
TAHUN PELAJARAN 2015/2016
NO
HARI/TANGGAL
JAM
WAKTU
MATA PELAJARAN
1
SENIN, 4 APRIL 2016
I
07.30 - 09.00
PENDIDIKAN AGAMA

II
09.30 - 11.30
BAHASA INDONESIA
2
SELASA, 5 APRIL 2016
I
07.30 - 09.00
MATEMATIKA

II
09.30 - 11.30
PKn
3
RABU, 6 APRIL 2016
I
07.30 - 09.30
BAHASA INGGRIS

II
10.00 - 12.00
BAHASA JAWA
4
KAMIS, 7 APRIL 2016
I
07.30 - 09.00
IPA

II
09.30 - 11.30
SENI BUDAYA
5
JUMAT, 8 APRIL 2016
I
07.30 - 09.00
MULOK

II
09.30 - 11.00
KETRAMPILAN/TIK
6
SABTU, 9 APRIL 2016
I
07.30 - 09.00
IPS

II
09.30 - 11.30
PENJAS ORKES


Sabtu, 02 April 2016

SELAMAT DATANG, SELAMAT BERNOSTALGIA DI SMPN 2 DLINGO

SMP NEGERI 2 DLINGO
Warta Speda Dlingo (2/4/2016) Kunjungan ke Kampus SMP Negeri 2 Dlingo dilakukan oleh alumni 2012/2013 yang dipimpin oleh ananda Sony Pangestu dan ananda Windi. Ucapan terimakasih atas kunjungan di sekolah ini disampaikan oleh Bapak Ngajiyono, S.Pd. Wakasek Humas. Diharapkan para alumnus tetap menjaga nama baik almamater sekolah.

Dalam kesempatan ini juga disampaikan permohonan agar mereka tetap menjalin silaturahmi dengan SMP Negeri 2 Dlingo juga dengan sesama alumnus diangkatannya maupun kakak dan adik kelasnya.// es

SOSIALISASI BAHAYA NARKOBA OLEH KEPOLISIAN SEKTOR DLINGO

SMP NEGERI 2 DLINGO



Warta Speda Dlingo-Meningkatnya penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja khususnya pelajar  sudah sangat mengkhawatirkan. Sebab sudah banyak para pelajar menjadi korban penyalahgunaan narkoba. Untuk itu, pencegahan mulai sejak dini harus dilakukan. Hal ini dismpaikan oleh Bapak Sumardi pada penyuluhan dan pencegahan peredaran narkoba dihadapan siswa kelas VII dan VIII SMP Negeri 2 Dlingo yang diselenggarakan di Musholla SMP Negeri 2 Dlingo, Sabtu (2/4/2016) pagi.

Dalam kesempatan ini juga beliau menjelaskan, saat ini sudah banyak kalangan pelajar terintimidasi kecanduan terhadap penyalahgunaan narkoba. Saat ini obat untuk menyembuhkan orang kecanduan barang haram itu tidak ada. Akan tetapi, hanya ada satu cara dengan direhabilitasi.

"Pintu gerbang seseorang memakai narkoba dimulai dari menghisap rokok. dengan merokok inilah kita bisa terkena pemakaian narkoba. Awalnya mencari tahu, kemudian ingin tahu, selanjutnya ingin merasakan dan akhirnya  kecanduan." tegasnya

Dalam kesempatan ini juga hadir memberikan paparan Bapakarapan dasil dari sosialisasi ini mudah-mudahan anak-anak generasi penerus Bangsa bisa mengendalikan diri dari godaan bahaya narkoba,"harap Babinkamtibmas Desa mangunan itu.

Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama pihak Kepolisian Sektor Dlingo, SMP Negeri 2 Dlingo serta pengurus OSIS.

Dalam kegiatan tersebut hadir pula Kepala SMP Negeri 2 Dlingo Bapak Mugiyono, M.Pd. dan Wakasek Kesiswaan Bapak Jumadi, S.Pd.// es

Jumat, 01 April 2016

TUGAS BELAJAR DI RUMAH BAGI SISWA KELAS 7 DAN 8 SELAMA UJIAN SEKOLAH KELAS 9

SMP NEGERI 2 DLINGO

Selama ujian sekolah kelas 9 yang dilaksanakan mulai Hari Senin 4 Maret 2016 hingga Senin 11 Maret 2016 dan masuk ke sekolah mulai Selasa 12 Maret 2016 maka untuk siswa kelas 7 dan 8 diberikan tugas untuk belajar dirumah sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan dalam minngu tersebut.

Sebagai salah satu upaya belajar secara virtual maka diharapkan siswa dapat mendaftar dalam Aplikasi E-learning yang dibuat oleh BTKP DIY yaitu JBCLASS.

Carannya dapat diperoleh di alamat : http://jbclass.jogjabelajar.org/

Kepala Dikpora DIY Baskoro Aji melaunching JB Class dan Produk BTKP DIY

SMP NEGERI 2 DLINGO


Balai Tekkomdik DIY - Saat ini telah banyak aplikasi e-learning yang tersebar di masyarakat. Sebut saja Moodle, Edmodo, BlackCT, iTunes U, Quora, Khan Academy, dan lain sebagainya. Aplikasi-aplikasi ini mempunyai tujuan yang sama, yakni menghilangkan sekat-sekat pembatas berupa ruang dan waktu dalam dunia pendidikan. Dengan menggunakan aplikasi e-learning ini, para Guru dan siswa dapat melaksanakan pembelajaran kapan pun, dimanapun, dan dengan menggunakan alat apapun (anytime, anywhere, with any device).
Namun, aplikasi-aplikasi itu juga memiliki satu kelemahan. Kelemahannya, aplikasi-aplikasi itu dibuat oleh developer dari luar negeri. Sehingga server/pusat penyimpanan datanya pun juga berada di luar negeri. Dengan demikian, kita sebagai pengguna tidak bisa menjamin data kita yang tersimpan di server mereka benar-benar aman dan tidak disalah gunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. 
Selain itu, beberapa aplikasi e-learning juga tidak user friendly. Hal ini bisa dilihat dari “birokrasi”-nya yang terlalu berbelit, manakala seorang Guru ataupun siswa ingin mendaftar sebagai salah satu pengguna. Sehingga aksesnya pun menjadi berat, yang pada akhirnya menyebabkan para Guru dan siswa enggan menggunakan aplikasi e-learning tersebut.  
Melihat fenomena itu, Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (Balai Tekkomdik) DIY tidak tingal diam. Selaku Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta yang bergerak di bidang penyelenggaraan pengembangan, produksi, dan layanan sumber belajar berbasis teknologi komunikasi pendidikan, kami tergerak untuk memberikan solusi kepada masyarakat atas permasalahan tersebut. 
Mulailah kami melakukan analisa pengembangan sistem, dengan mengundang Bapak-Ibu Guru dari berbagai jenjang, untuk menyampaikan masukan-masukannya terkait sistem yang akan kami kembangkan ini. 
Selanjutnya setelah masukan-masukan kami dapatkan, kami segera tancap gas untuk merancang, mendesain, dan mengembangkan sistem e-learning tersebut. Dalam waktu tidak lebih dari 3 (tiga) bulan,  akhirnya kami dapat menyelesaikan pengembangannya.
Sistem e-learning ini kami beri nama “JB Class”, yang merupakan singkatan dari Jogjabelajar Class. Sistem ini akan terintegrasi pada layanan Jogjabelajar, yang dapat diakses melalui alamat “jogjabelajar.org”. 
Setelah memasuki sistem ini, para pengunjung/pengguna akan dipersilakan untuk memilih diantara 3 (tiga) level user, yakni “Siswa”, “Guru”, maupun “orang tua”. Masing-masing pengguna mempunyai hak akses yang berbeda. Siswa mempunyai hak untuk mengakses mata pelajaran, mengunduh materi, mengerjakan soal, mengumpulkan tugas, hingga melihat daftar nilai dari ujian yang telah dilaksanakan. 
Guru mempunyai hak akses untuk membuat kelas baru, mengelola kelas, menambahkan siswa dalam kelasnya, mengunggah materi, mengunggah tugas, mengkoreksi tugas siswa, membuat soal ujian online, menentukan waktu pengerjaan soal ujian online, melihat hasil pengerjaan ujian siswa, hingga mengeksport hasil pengerjaan siswa ke dalam file excel yang siap diunduh dan dicetak.
Tidak hanya siswa dan Guru, orang tua pun akan kami libatkan dalam sistem ini. Peran orang tua lebih pengawasan kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh anaknya di dalam sistem ini. Para orang tua memiliki hak untuk melihat kelas yang diikuti anaknya, melihat nilai tugas anaknya (termasuk apakah anaknya telah mengerjakan tugas atau belum), hingga melihat hasil nilai ujian anaknya. 
Dengan keterlibatan orang tua dalam sistem ini, diharapkan dapat mengawasi dan mengontrol para siswa, agar tetap fokus dan berkomitmen dalam mengikuti pembelajaran maupun mengerjakan tugas dan ujian yang diberikan oleh para Guru. 
Keunggulan lain yang dimiliki oleh sistem ini, sebagaimana yang telah kami janjikan di atas, seluruh data yang digunakan akan tersimpan dengan baik di server kami, di Kantor Balai Tekkomdik DIY, Jalan Kenari No. 2 Yogyakarta. Sehingga kami dapat menjamin bahwa data yang disimpan dapat lebih aman, dan tidak akan dipergunakan untuk kepentingan lain yang tidak bertanggung jawab. 
Dari sisi tampilan, sistem ini memiliki tampilan yang sederhana, tidak “ribet”, namun tetap user friendly. Para Guru, Siswa, dan orang tua akan sangat mudah memahami dan menggunakan fitur-fitur yang ada pada JB Class. 
Setelah pengembangan sistem selesai kami laksanakan, selanjutnya, kami bermaksud untuk mensosialisasikan sistem ini secara massal kepada masyarakat luas, utamanya masyarakat pendidikan di Daerah Istimewa Yogyakarta. 
Oleh karena itu, pada hari ini, Rabu, 11 November 2015, kami mengundang lebih dari 200 tamu undangan, yang terdiri dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten-Kota se-DIY, para akademisi dari UNY, UGM, UII, serta para Guru dari jenjang SD, SMP, SMA dan SMK dari seluruh DIY. 
Layanan JB Class dan juga produk-produk baru kami, seperti Animasi, Multimedia, dan Video Budaya, akan dilaunching secara resmi oleh Kepala Dinas Dikpora DIY, Drs. R. Kadarmanta Baskara Aji. 
Dengan kegiatan launching dan sosialisasi ini, kami berharap masyarakat dapat mengetahui dan memahami definisi, fungsi, serta cara penggunaan aplikasi e-learning yang telah kami kembangkan, sehingga JB Class dan Produk-Produk terbaru kami dapat dimanfaatkan dengan maksimal oleh para Pendidik dan Siswa di seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta.
Balai Tekkomdik DIY - Saat ini telah banyak aplikasi e-learning yang tersebar di masyarakat. Sebut saja Moodle, Edmodo, BlackCT, iTunes U, Quora, Khan Academy, dan lain sebagainya. Aplikasi-aplikasi ini mempunyai tujuan yang sama, yakni menghilangkan sekat-sekat pembatas berupa ruang dan waktu dalam dunia pendidikan. Dengan menggunakan aplikasi e-learning ini, para Guru dan siswa dapat melaksanakan pembelajaran kapan pun, dimanapun, dan dengan menggunakan alat apapun (anytime, anywhere, with any device).
Namun, aplikasi-aplikasi itu juga memiliki satu kelemahan. Kelemahannya, aplikasi-aplikasi itu dibuat oleh developer dari luar negeri. Sehingga server/pusat penyimpanan datanya pun juga berada di luar negeri. Dengan demikian, kita sebagai pengguna tidak bisa menjamin data kita yang tersimpan di server mereka benar-benar aman dan tidak disalah gunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Selain itu, beberapa aplikasi e-learning juga tidak user friendly. Hal ini bisa dilihat dari “birokrasi”-nya yang terlalu berbelit, manakala seorang Guru ataupun siswa ingin mendaftar sebagai salah satu pengguna. Sehingga aksesnya pun menjadi berat, yang pada akhirnya menyebabkan para Guru dan siswa enggan menggunakan aplikasi e-learning tersebut.
Melihat fenomena itu, Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (Balai Tekkomdik) DIY tidak tingal diam. Selaku Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta yang bergerak di bidang penyelenggaraan pengembangan, produksi, dan layanan sumber belajar berbasis teknologi komunikasi pendidikan, kami tergerak untuk memberikan solusi kepada masyarakat atas permasalahan tersebut.
Mulailah kami melakukan analisa pengembangan sistem, dengan mengundang Bapak-Ibu Guru dari berbagai jenjang, untuk menyampaikan masukan-masukannya terkait sistem yang akan kami kembangkan ini.
Selanjutnya setelah masukan-masukan kami dapatkan, kami segera tancap gas untuk merancang, mendesain, dan mengembangkan sistem e-learning tersebut. Dalam waktu tidak lebih dari 3 (tiga) bulan,  akhirnya kami dapat menyelesaikan pengembangannya.
Sistem e-learning ini kami beri nama “JB Class”, yang merupakan singkatan dari Jogjabelajar Class. Sistem ini akan terintegrasi pada layanan Jogjabelajar, yang dapat diakses melalui alamat “jogjabelajar.org”.
Setelah memasuki sistem ini, para pengunjung/pengguna akan dipersilakan untuk memilih diantara 3 (tiga) level user, yakni “Siswa”, “Guru”, maupun “orang tua”. Masing-masing pengguna mempunyai hak akses yang berbeda. Siswa mempunyai hak untuk mengakses mata pelajaran, mengunduh materi, mengerjakan soal, mengumpulkan tugas, hingga melihat daftar nilai dari ujian yang telah dilaksanakan.
Guru mempunyai hak akses untuk membuat kelas baru, mengelola kelas, menambahkan siswa dalam kelasnya, mengunggah materi, mengunggah tugas, mengkoreksi tugas siswa, membuat soal ujian online, menentukan waktu pengerjaan soal ujian online, melihat hasil pengerjaan ujian siswa, hingga mengeksport hasil pengerjaan siswa ke dalam file excel yang siap diunduh dan dicetak.
Tidak hanya siswa dan Guru, orang tua pun akan kami libatkan dalam sistem ini. Peran orang tua lebih pengawasan kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh anaknya di dalam sistem ini. Para orang tua memiliki hak untuk melihat kelas yang diikuti anaknya, melihat nilai tugas anaknya (termasuk apakah anaknya telah mengerjakan tugas atau belum), hingga melihat hasil nilai ujian anaknya.
Dengan keterlibatan orang tua dalam sistem ini, diharapkan dapat mengawasi dan mengontrol para siswa, agar tetap fokus dan berkomitmen dalam mengikuti pembelajaran maupun mengerjakan tugas dan ujian yang diberikan oleh para Guru.
Keunggulan lain yang dimiliki oleh sistem ini, sebagaimana yang telah kami janjikan di atas, seluruh data yang digunakan akan tersimpan dengan baik di server kami, di Kantor Balai Tekkomdik DIY, Jalan Kenari No. 2 Yogyakarta. Sehingga kami dapat menjamin bahwa data yang disimpan dapat lebih aman, dan tidak akan dipergunakan untuk kepentingan lain yang tidak bertanggung jawab.
Dari sisi tampilan, sistem ini memiliki tampilan yang sederhana, tidak “ribet”, namun tetap user friendly. Para Guru, Siswa, dan orang tua akan sangat mudah memahami dan menggunakan fitur-fitur yang ada pada JB Class.
Setelah pengembangan sistem selesai kami laksanakan, selanjutnya, kami bermaksud untuk mensosialisasikan sistem ini secara massal kepada masyarakat luas, utamanya masyarakat pendidikan di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Oleh karena itu, pada hari ini, Rabu, 11 November 2015, kami mengundang lebih dari 200 tamu undangan, yang terdiri dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten-Kota se-DIY, para akademisi dari UNY, UGM, UII, serta para Guru dari jenjang SD, SMP, SMA dan SMK dari seluruh DIY.
Layanan JB Class dan juga produk-produk baru kami, seperti Animasi, Multimedia, dan Video Budaya, akan dilaunching secara resmi oleh Kepala Dinas Dikpora DIY, Drs. R. Kadarmanta Baskara Aji.
Dengan kegiatan launching dan sosialisasi ini, kami berharap masyarakat dapat mengetahui dan memahami definisi, fungsi, serta cara penggunaan aplikasi e-learning yang telah kami kembangkan, sehingga JB Class dan Produk-Produk terbaru kami dapat dimanfaatkan dengan maksimal oleh para Pendidik dan Siswa di seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sumber : http://202.152.135.5/btkpdiy/versi2/?act=page&read=d_berita&judul=Baskara%20Aji%20melaunching%20JB%20Class%20dan%20Produk%20BTKP%20DIY